Syamsu Panna

Inilah sosok yang selalu di belakang layar Partai GERINDRA Gorontalo. Dialah arsitek tunggal penggunaan segala macam media yang kami di GERINDRA gunakan.

Semua diantara kami memanggilnya “Pak Prof”. Kenapa? Nyaris segala hal dia tahu… Dari strategi konseptual–semisal pidato Elnino–sampai taktik teknis di lapangan. Bahkan soundsystem pun pakai cara dia. Sangat detail.

Lulusan Ichsan Gorontalo ini hanya satu orang tapi kerja-kerjanya efektif dan efisien bagaikan 10 orang. Beruntung betul Elnino Mohi memiliki tandem di DPR RI sejak Pemilu 2019, yaitu ketika suara GERINDRA menjadi 2 kali lipat dari 2014. Ini toh rahasianya.

N Syamsu Panna berbeda dengan Elnino Mohi tapi kolaborasi keduanya sangat berbahaya. Semacam dwi-tunggal. Mereka berdua ikut berkolaborasi untuk Presnas P2GTR, organisasi pembentukan provinsi Gorontalo pada 2000-2001.

Elnino adalah NU, Syamsu adalah Muhammadiyah, Ivana Nayoan adalah non muslim. Ketiganya bersahabat dengan semua jenis organisasi. Ketiganya punya ribuan kawan yang berbeda. Ketiganya adalah nasionalis-religius. Dan ketiganya adalah formasi caleg GERINDRA untuk DPR RI. Apik tenan, insyaallah.

Mereka bertiga percaya bahwa Pemilu adalah ajang silaturahim dan saling mengenal, bukan ajang untuk mencela hanya karena beda pilihan.